Sengketa Kredit PT TSI Masuk Pengadilan, Pergantian Posisi Pejabat Bank Mandiri Jadi Sorotan

Perkara Nomor 879/Pdt.G/2026/PN.Medan memuat persoalan pencairan KMK senilai sekitar Rp124,4 miliar dan status SLIK OJK, sementara alasan perubahan jabatan pejabat Bank Mandiri belum dijelaskan.

Gedung Bank Mandiri di Medan, Rabu (19/8/2026). (sumut.kedannews.co.id/Abdul).

Persoalan pencatatan kualitas kredit tersebut kini menjadi bagian dari materi yang sedang diperiksa dalam proses persidangan di PN Medan.

Perubahan Jabatan Belum Memiliki Penjelasan Resmi

Sementara perkara masih berjalan, perubahan posisi pejabat Bank Mandiri Cabang Balai Kota Medan menjadi perhatian tersendiri.

Sampai saat ini, belum diperoleh keterangan resmi mengenai alasan perubahan jabatan dari General Banking Manager menjadi Service Quality Officer.

Belum diketahui apakah keputusan tersebut berkaitan dengan rotasi rutin, penyegaran organisasi, evaluasi internal, kebutuhan operasional atau kebijakan manajemen lainnya.

Karena belum terdapat penjelasan resmi, perubahan posisi tersebut tidak dapat disimpulkan sebagai dampak dari gugatan PT TSI.

Di sisi lain, terdapat informasi mengenai dugaan pemalsuan surat yang disebut telah menjadi perhatian aparat penegak hukum. Namun, berdasarkan informasi yang tersedia, hubungan persoalan tersebut dengan perubahan posisi pejabat Bank Mandiri juga belum dapat dipastikan.

Konfirmasi ke Bank Mandiri Belum Temui Manajemen

Untuk mendapatkan keterangan dari pihak Bank Mandiri, wartawan mendatangi kantor bank di Jalan Balai Kota, Kota Medan, Rabu (19/8/2026).