Yanty juga menyampaikan pernyataan berikut:
“Saya dan Sherly sebenarnya korban penganiayaan Rolan.”
Menurut tim penasihat hukum, fakta-fakta persidangan tidak hanya berkaitan dengan posisi Sherly, tetapi juga menyangkut peran Yanty yang dinilai turut terdampak dalam peristiwa pada 5 April 2024. Pembela berpendapat rangkaian kesaksian tersebut menggambarkan kronologi yang, menurut mereka, berbeda dari konstruksi dakwaan maupun tuntutan Jaksa Penuntut Umum.
Dalam pleidoi itu pula, penasihat hukum menyoroti munculnya rekaman video yang dipublikasikan setelah pembacaan tuntutan JPU. Menurut pembela, apabila terdapat rekaman lain yang berkaitan dengan perkara, seluruh materi tersebut seharusnya diuji secara terbuka di persidangan agar semua pihak memperoleh kesempatan yang sama untuk memberikan tanggapan. Pembela juga menyebut video yang beredar memperlihatkan Yanty sedang ditarik oleh LK di area tangga. Seluruh uraian tersebut merupakan bagian dari argumentasi pembela yang nantinya dinilai Majelis Hakim bersama keseluruhan alat bukti.












